Banjir kembali melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dan merendam ribuan rumah warga di sejumlah kecamatan. Genangan air yang bertahan selama beberapa hari menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh dan memaksa sebagian warga mengungsi.
Curah hujan tinggi dan buruknya sistem drainase disebut menjadi pemicu utama banjir.
Ribuan Warga Terdampak
Data sementara mencatat ribuan kepala keluarga terdampak banjir, dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga lebih dari satu meter. Permukiman padat penduduk menjadi wilayah yang paling parah terdampak.
Akses jalan, sekolah, dan fasilitas umum turut terendam, menghambat aktivitas harian warga.
Baca juga:Ijazah Jokowi Ditetapkan sebagai Informasi Publik

Upaya Penanganan dan Bantuan
Pemerintah daerah bersama BPBD telah menyalurkan bantuan logistik, seperti makanan siap saji, selimut, dan obat-obatan. Posko pengungsian didirikan untuk menampung warga yang rumahnya tidak bisa ditinggali sementara.
Petugas juga terus melakukan pemantauan debit air dan cuaca untuk mengantisipasi banjir susulan.
Keluhan Warga dan Harapan Solusi Jangka Panjang
Warga mengeluhkan banjir yang terus berulang setiap musim hujan. Mereka berharap adanya solusi jangka panjang, seperti normalisasi sungai, perbaikan tanggul, dan sistem drainase yang lebih baik.
Pemerintah daerah menyatakan akan mengevaluasi penanganan banjir agar dampaknya tidak terus berulang di tahun-tahun mendatang.