Pemerintah memastikan anak tidak sekolah dan guru termasuk dalam kelompok penerima Manfaat Bantuan Gizi (MBG). Kebijakan ini bertujuan memperluas cakupan bantuan bagi kelompok rentan.
Baca juga:Duduk Perkara Pandji Dilaporkan soal Penghasutan
Program MBG dirancang untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan tenaga pendidik yang membutuhkan dukungan tambahan.
Perluasan Sasaran Bantuan
Anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan formal tetap menjadi perhatian pemerintah. Bantuan gizi diharapkan membantu meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka.

Baca juga: Bahlil Tegaskan Target Suara Golkar 20 Persen
Guru juga dinilai memiliki peran penting sehingga masuk dalam prioritas penerima manfaat.
Baca juga:Sulsel Nihil Super Flu
Dorong Kualitas SDM
Pemerintah berharap MBG dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang mengurangi masalah gizi.