Pemerintah memastikan anak tidak sekolah dan guru termasuk dalam kelompok penerima Manfaat Bantuan Gizi (MBG). Kebijakan ini bertujuan memperluas cakupan bantuan bagi kelompok rentan.
Baca juga:Duduk Perkara Pandji Dilaporkan soal Penghasutan
Program MBG dirancang untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan tenaga pendidik yang membutuhkan dukungan tambahan.
Perluasan Sasaran Bantuan
Anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan formal tetap menjadi perhatian pemerintah. Bantuan gizi diharapkan membantu meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka.

Guru juga dinilai memiliki peran penting sehingga masuk dalam prioritas penerima manfaat.
Baca juga:Sulsel Nihil Super Flu
Dorong Kualitas SDM
Pemerintah berharap MBG dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang mengurangi masalah gizi.